Perlukah beradaptasi bermukim di apartemen? kita baru mengawali karir dan berencana bermukim di apartemen supaya lebih dekat dengan tempat kantor. Tapi sejumlah minggu sesudah pindah ke apartemen, kita mulai merasa tidak nyaman dengan tempatnya atau fasilitasnya serta pengeluaran yang sebelumnya tidak terduga. kita merasa lokasi apartemen kita semakin sempit saat semakin tidak sedikit barang yang kita miliki.

Pindah ke apartemen memang tidak mesti sedramatis itu, tapi pun tidak mesti jadi beban berat. Bila kita baru saja pindah atau berencana pindah ke apartemen, sebagai berikut tips beradaptasi bermukim di apartemen.

1.Rasakan laksana apa beradaptasi bermukim di apartemen

Foto tidak jarang dipertajam guna terlihat unik di majalah atau website. Jangan andalkan apa yang kita lihat di gambar sebagai kenyataan. Periksa apartemen yang Anda mau paling tidak sejumlah kali sebelum menciptakan keputusan. Minta pemilik mengindikasikan bagian dalam apartemen. Rasakan laksana apa bermukim di sana. Bayangkan diri Anda bermukim di sana. Dan lihat apakah apartemen tersebut tepat guna Anda.

Bicaralah pada orang yang sudah tinggal di sana dan mohon pendapat mereka mengenai komplek apartemen, manajemen, lokasi, dan lingkungannya. Semakin tidak sedikit informasi yang kita dapat, semakin powerful keputusan yang kita buat.

2.Pastikan kita tahu keharusan yang mesti dipenuhi

Tinggal di apartemen berarti bakal ada tanggung jawab yang mesti kita pikul. Anda butuh tahu bila Anda bakal menanggung ongkos untuk air, gas, listrik, internet, telepon, dan sejenisnya setiap bulan. Anda pun perlu menunaikan uang sewa tiap bulan. Di samping itu, kita bertanggung jawab memenuhi keperluan sendiri guna makanan.

Bila berbagi apartemen bareng teman, kita berdua perlu menata bagaimana supaya tidak terjadi perselisihan. Sebaiknya, sebelumnya tentukan siapa yang mengerjakan tugas apa, kapan, dimana, dan bagaimana mengenai tagihan dan tugas domestik. Ingat, tidak bakal ada orang yang akan menolong Anda.

3.Pertimbangkan total ongkos dan pengeluaran sebelum pindahan

Sebelum beradaptasi bermukim di apartemen, Anda pasti tidak hendak menyewa apartemen melulu karena kemerdekaan yang ditawarkan dan kemudian tidak dapat membayar sewa. Tentu kita masih dapat menghubungi orangtua atau paman yang kaya, tapi saat usia semakin bertambah, bergantung pada family atau rekan untuk pertolongan finansial bukan empiris yang menyenangkan.

Jadi urgen untuk tahu di awal, apartemen kita akan memerlukan tambahan ongkos dibanding pembayaran ongkos bulanan normal. kita perlu menunaikan deposit dan pun membeli furniture, perangkat bersih-bersih, serta kebutuhan pribadi.

Baik saat ada rekan yang berbagi apartemen atau Anda mengerjakan semua sendiri, urgen untuk mencatat semua pengeluaran Anda, sesuaikan dengan duit yang Anda punya dan pastikan untuk menunaikan semua tagihan tanpa mesti berhutang.

4.Pikirkan jarak ke lokasi kerja

Bila kita bekerja, kita tentu hendak dekat dengan tempat kerja. Bagi berjaga saat bangun terlambat di pagi hari, kita tak butuh tergesa sebab kantor melulu berjarak sejumlah menit dari apartemen Anda. Tapi pertimbangkan pun sarana transportsi yang tersedia.

Bila punya mobil sendiri, tak maslah. Bila mesti memakai transportasi umum atau bergantung pada teman, Anda butuh memilih lokasi yang nyaman guna Anda berdua bertemu.

5.Nikmati kemerdekaan Anda

Tinggal di apartemen berarti kita lebih leluasa menjalani kegiatan sehari-hari. Apa yang Anda kerjakan di apartemen jadi hal Anda sendiri. Nikmati kemerdekaan menjadi mandiri, dan percayalah pada diri Anda saat menjalani kehidupan di apartemen.

Tinggal di apartemen dapat membuat kita lebih percaya diri. Tapi pastikan guna menggunakan kemerdekaan ini dengan teknik yang bijak.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *